anotherstories


(Source: anim0city)


Hi Singapore…

             Minggu, 13 Mei 2012. pukul 12.30. Akhirnya pesawat yang saya naiki landing juga di bandara changi, Singapore. Setelah melewati minggu yang cukup berat sebelumnya dengan banyaknya kerjaan yang bertubi2 dikantor, akhirnya saya bisa bernafas lega. Saya sekarang di berada di singapura, bersama orang-orang yang saya sayangi. well it’s vacation time, it’s holiday time…

Sesampainya di singapura, saya langsung cek-in di hotel fragrance bugis. letak hotel ini sebenernya cukup strategis karena berada di tengah kota. tapi yang membuat saya cukup kaget adalah besarnya hotel yang tak lebih dari 2 unit ruko jadi satu. Kamarnya pun di-design sangat minimalis tanpa adanya jendela. jadi gak heran kalo terkesan cukup pengap. Walaupun demikian, fasilitas di dalam  kamar hotel cukup lengkap, saya puas dengan adanya AC, water heater, DVD, TV, dan hair dryer!!! Lagipula hotel kan cuman tempat untuk bermalam, jadi saya pikir tak perlu hotel bagus mengingat hotel di Singapura terbilang sangat mahal.

Setelah cek in, saya dan rombongan keluarga dianter berkeliling kota sama Pak Ali, Pak Ali adalah tourist guide muslim keturunan Bugis yang sangat pandai berbahasa Indonesia, orangnya pun sangat komunikatif, Kami lalu di bawah menuju esplanade, marlion, dan gedung raffles, menurut Pak Ali dulunya gedung raffles adalah gedung parlemen Singapura, namun sekarang gedung tersebut sudah gak terpakai lagi dan dijadikan tempat pariwisata. Setelah puas berfoto2, kami lalu melanjutkan perjalanan ke Mount Faber, disana terdapat cable car ride ,sejenis kereta gantung yang full kaca. Jadi sebenernya kita bisa puas melihat sekeliling kota singapura dengan menaiki cable car ride tersebut. Sayangnya sebenernya saya gak sebegitu menikmati cable car ride ini, walaupun terbilang sangat indah, karena saya takut ketinggian. Ohya biaya untuk naik cable car ride ini adalah SGD 24 per orang.

setelah menghabiskan sore hari menikmati pemandangan kota singapura dari atas cable car ride. Saya dan rombongan lalu pergi mengunjungi china town. China town merupakan salah satu tempat penjualan oleh-oleh di singapura. Sayangnya di china town saya gak sempat mengabadikannya ke kamera mengingat waktu yang sangat terbatas. Menurut saya, harga oleh-oleh di china town jauh lebih murah lohh dibandingkan dengan tempat lainnya. Sehabis dari china town, kami lalu memutuskan pergi ke marina bay, marina bay merupakan icon baru kota singapura dengan kapal yang terdampar di atas 3 gedung. Didalamnya terdapat hotel, mall, dan 2 kasino. Rumornya pemilik kasino di marina bay ini merupakan pemilik kasino terbesar di Las Vegas dan Macau. Berhubung saya bukan penjudi dan berkantong seret, akhirnya saya dan rombongan memutuskan untuk duduk-duduk di pinggiran laut. Menikmati senja di sore hari.

Setelah puas menikmati senja di sore hari, akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk pergi ke orchard road. Sedangkan rombongan lainnya memutuskan untuk tetap berada di Marina bay dan menunggu pertunjukan laser. Sayangnya sewaktu di orchard road, saya kurang puas menelusuri daerah pertokoan yang sangat terkenal di singapura itu. Dan itu semua lagi-lagi karena masalah waktu yang terbatas, saya hanya belanja coklat di choc shop lucky plaza, fyi coklat disana terbilang sangat murah, 2 kali lipat lebih murah dibanding universal studios dan di bandara changi.

Setelah puas belanja coklat, saya dan keluarga kembali lagi ke marina bay untuk menjemput rombongan lainnya disana, baru setelah itu kita makan malam di lao pat san, sejenis pujaseranya singapura. disana terdapat banyak makanan seafood, sate, dan makanan khas singapura lainnya seperti laksa, rojak dan carrot cake. Harga yang ditawarkan pun sangat beragam sekitar SGD 6-8 untuk laksa, mie dan nasi goreng. sedangkan untuk seafood harga yang ditawarkan terbilang mahal sekitar SGD 12 - 45. Setelah kenyang saya dan rombongan lalu kembali ke hotel, mengingat sudah jam 10 malam dan harus mempersiapkan tenaga untuk ke universal studio esok harinya.



hay i’m in bali !!!



ketika engkau datang
mengapa di saat ku
tak mungkin menggapaimu

*
meskipun tlah kau semaikan cinta
dibalik senyuman indah
kau jadikan seakan nyata
seolah kau belahan jiwa

**
meskipun tak mungkin lagi
tuk menjadi pasanganku
namun ku yakini cinta
kau kekasih hati

terkadang pintu surga 
sukar dimengerti
semua ini kita terlambat


-soulmate, kahitna

Tapi udah gue save kok prim pict’a..

-him, 29 september 2011

i’m gonna miss them all…

Success!!!!



???

c’mon jasmine!! u never do something to change your life…

u even never tried…

how could you blame your life, if you never learn…

please don’t give up

show them what kind of person that you!





(Source: love-your-lifee)



+10000

(Source: leilockheart.me)


yes yes you are my secret admirer…
and will be my secret admirer
i never tell anyone about my feeling
it’s only me and my heart


i love you because you can be my friend beside my boyfriend…
and all it’s worth more than anything else

:) :)


happy things: randomness-is-epic: What I learned from cartoons? With Lilo and...

happythings:

randomness-is-epic: What I learned from cartoons?

With Lilo and Stitch, I learned the value of family and friendship;

With Tinker Bell, I learned that it is never too late to correct an error,

With the

(Source: sweetlol)

Via happy things


(Source: nerdinlove)



please marry me someday :)

(Source: ladyexpress)


16
To Tumblr, Love PixelUnion

We're updating Fluid!

Soon, we'll be updating the look and feel of this theme. Read about the changes here. You can easily turn off this notification in the theme customization panel.

Close